SDIT Alam Cahaya Toboali Memperingati Hari Batik Nasional.

SDIT Alam Cahaya Toboali Memperingati Hari Batik Nasional. post thumbnail image

Oleh: Herda Novalia

Seperti yang kita tahu bahwa setiap tanggal 2 Oktober adalah hari diperingatinya sebagai Hari Batik Nasional.

Batik dikenal sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia.

Batik adalah salah satu kerajinan khas Indonesia berupa motif yang ada sejak zaman dulu di Indonesia.

Jenis batik ini beraneka ragam mulai dari batik cap, batik tulis, batik celup ikat, batik canting, batik kombinasi.

Batik Indonesia, mencakup keseluruhan teknik, teknologi, pengembangan motif dan budaya yang terkait, telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009.

Pada tanggal 3 dan 4 Oktober SDIT Alam Cahaya Toboali memperingati hari batik nasional.

Pada hari Senin 3/10/22, seluruh siswa dan pegawai menggunakan seragam baju batik, terlihat rapi dan menawan.

Selasa 4/10/22, dilaksanakan perlombaan memeperingati hari batik dengan mengadakan lomba membatik ikat celup yang di laksanakan oleh seluruh kelas dengan 7 orang dalam satu kelompok dan mewarnai batik di kertas bagi siswa yang lainnya.

Lokasi diadakannya lomba membatik yaitu dua lokasi membatik celup ikat di laksanakan di Outdor di belakang kelas 1b.

Sedangkan lokasi lomba mewarnai batik di laksanakam indoor (dalam kelas).

Pada batik celup ikat adalah proses membuat motif dan warna pada kainputih polos dengan teknik mengikat dan menutup sebagian kain dengan karet, selanjutnya dicelup pada warna / pewarna kain yaitu wantex.

Batik celup sendiri termasuk kedalam seni kriya yang pembuatannya menggunakan tangan (hand skill) tetapi masih memperhatikan aspek fungsionalnya dan sebuah media pemenuhan kebutuhan akan keindahannya.

“Anak-anak sangat senang diadakan lomba membuat batik ikat celup ini, karena mereka semua dapat berkreatifitas dengan kelompok sesuai dengan yang mereka inginkan. Mereka sangat antusias dalam membuatnya dan yang mengikuti lomba mewarnai bahagia dan ceria”. Ujar Herda novalia sebagai PJ hari batik.

Oleh sebab itu, memperingati dan mengingat batik sangat penting untuk menjaga kekayaan budaya Indonesia.

“Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini yaitu terciptanya anak-anak yang memiliki ide untuk menghasilkan suatu kreatifitas yang tinggi dengan membuat batik ikat celup dan mewarnai gambar batik, agar memunculkan anak-anak yang memiliki bakat seni yang tinggi dalam menciptakan sebuah kerajinan”, ungkap kepsek SDIT Alam Cahaya Ustadz Anggi Agafi. ***

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post